- DPR Dorong Tata Kelola Digital hingga Tindakan Nyata bagi Palestina di Sidang APA Tajikistan
- Kejar Aktor Penyelundupan Ratusan Logam Tanah Jarang di Kepri, Bahan Baku Nuklir dan Industri Baterai
- Komisi IX Pastikan Penerapan RBKP Tak Hambat Akses Layanan Kesehatan
- RUU Daerah Kepulauan Diusulkan Muat Skema Pungutan Pariwisata dan Akses Penerbangan Langsung
- Praktik Calo dan Biaya Tambahan dalam Pelayanan Pertanahan Bikin Susah Kegiatan Ekonomi
- Komitmen Suyudi Jadi Kapolri: Beri Ruang Seluasnya Koreksi dari Masyarakat
- Komisi IV Resmi Jadi Mitra Kerja Badan Otorita Pantura
- Sukses Bekuk Penyelundupan, Kinerja Kodaeral IV Batam Layak Jadi Role Model
Penulis: redaksi
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai pendidikan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah mengalami perubahan yang signifikan. Sekalipun, tantangan yang dihadapi pemerintah dalam membangun sektor pendidikan di Tanah Air tidak lah mudah. “Terkait penilaian saya terhadap kemajuan pendidikan di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran, saya dapat menyatakan bahwa telah terjadi arah perubahan yang nyata, meskipun tantangannya masih sangat berat,” kata Lalu dalam keterangan tertulis kepada Politikparlemen.co, di Jakarta, Minggu (3/5/2026). Lalu mengungkapkan kemajuan yang paling konkret ialah revolusi infrastruktur pendidikan. Dia mencontohkan pada tahun sebelumnya Indonesia hanya mampu merenovasi sekitar 17.000 sekolah, sementara pada tahun 2026 angka tersebut naik drastis…
Pagi itu, suasana di salah satu sudut Kabupaten Serang, Banten, terasa hangat. Sejumlah warga tampak menyambut kedatangan Anggota DPR RI Sarifah Ainun Jariyah (SAJ) dengan senyum dan sapaan akrab. Tidak ada jarak kaku antara wakil rakyat dan masyarakat. Bagi Sarifah, mereka bukan sekadar konstituen, apalagi hanya tim pendukung politik. Mereka adalah keluarga. Di tengah agenda reses yang padat, legislator Fraksi PDI-Perjuangan itu memilih menyapa warga satu per satu, mendengar cerita mereka secara langsung, mulai dari persoalan ekonomi keluarga, kebutuhan bantuan usaha, hingga harapan sederhana agar wakil rakyat tetap hadir di tengah masyarakat. “Kalau saya sih, konstituen itu keluarga, family, saya…
Anggota Komisi X DPR RI Once Mekel, menyampaikan bahwa lulusan sarjana dari berbagai jurusan non-kependidikan dapat menjadi guru, asalkan melewati tahapan belajar pedagogi terlebih dahulu. Hal ini disampaikan Once saat melaksanakan kunjungan daerah pemilihan (kundapil) reses di Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (23/04/2026). Wakil rakyat dari Dapil Jakarta II ini berkesempatan menyerap aspirasi konstituen terkait isu pendidikan. “Sekarang kita usahakan supaya guru-guru yang latar belakang misalnya sarjana dari manapun ya, sarjana ekonomi boleh (mengajar), sarjana S1 katakanlah ya. Sarjana kimia, sarjana fisika, sarjana matematika boleh ngajar. Tapi harus melewati tahapan untuk belajar pedagogi,” ujar Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu. Once menjelaskan bahwa…
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kembali ditegaskan sebagai salah satu instrumen penting pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah. Program yang dikenal sebagai “bedah rumah” ini menjadi bagian dari prioritas pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Mendukung hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati mengatakan, pemerintah menargetkan perbaikan dan pembangunan hingga 3 juta rumah layak huni sampai tahun 2029. Setiap tahunnya, program ini diharapkan mampu menjangkau sekitar 400 ribu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di seluruh Indonesia. Target tersebut menjadi langkah strategis dalam mengurangi kesenjangan perumahan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “BSPS ini merupakan program…
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengucapkan selamat memperingati Hari Buruh Internasional untuk semua buruh di tanah air. Ia juga berharap perayaan May Day 2026 yang akan berlangsung di Monas, Jakarta Pusat hari ini dapat berjalan dengan lancar dan tertib. “Selamat merayakan Hari Buruh tahun 2026 untuk semua pekerja di Indonesia. Semua pekerja, baik di sektor formal dan non-formal, baik pekerja tetap maupun pekerja harian atau musiman, berhak mendapat perlindungan dan jaminan kesejahteraan,” jelas Cucun dalam keterangan tertulis kepada Politikparlemen.co, di Jakarta, Jumat (1/4/2026). Dalam kesempatan ini, ia menekankan semua pekerja, baik di sektor formal dan non-formal, baik pekerja tetap…
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menekankan pentingnya kebijakan yang melindungi pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional. Menurutnya, aspirasi dalam aksi May Day yang digelar buruh hari ini erat hubungannya dengan isu kesejahteraan rakyat. Menurut Cucun, peringatan International Workers’ Day tahun 2026 menunjukkan bahwa tuntutan yang disampaikan kalangan pekerja tidak berdiri sendiri sebagai isu hubungan industrial, melainkan berkaitan langsung dengan kebutuhan menjaga kestabilan hidup masyarakat yang lebih luas. “Aspirasi yang dibawa teman-teman buruh di aksi May Day 2026 menunjukkan kesejahteraan rakyat harus dijaga lewat keadilan bagi pekerja,” kata Cucun dalam keterangan tertulis kepada Politikparlemen.co, di Jakarta, Jumat (1/5/2026). Ditambahkan…
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti sistem dan pengawasan yang lemah terhadap fasilitas tempat penitipan anak menyusul insiden kekerasan di Daycare Little Aresha, Yogyakarta. Pasalnya, kasus kekerasan di daycare sudah sering terjadi. “Sistem dan pengawasan di tempat penitipan anak atau daycare masih sangat lemah, khususnya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) yang memiliki tanggung jawab mengurus hal ini,” kata Cucun Ahmad Syamsurijal dalam keterangan tertulis kepada Politikparlemen.co, di Jakarta, Kamis (30/4/2026). “Sudah ada beberapa kali insiden kekerasan pada anak di daycare, tapi kok berulang lagi. Jadi perlu dipertanyakan, bagaimana pengawasan yang dilakukan Kementerian PPPA selama ini?” sambung…
Anggota Komisi V DPR RI Sudjatmiko mengingatkan bahwa kecelakaan kereta di Bekasi Timur harus menjadi momentum untuk mengevaluasi seluruh sistem keselamatan transportasi nasional, khususnya pada perlintasan sebidang yang dinilai masih banyak bermasalah. Pasalnya, kecelakaan tersebut tidak dapat dilihat semata sebagai kesalahan individu, melainkan menunjukkan adanya kelemahan sistem yang perlu segera dibenahi secara komprehensif. “Kejadian ini tidak semata-mata disebabkan oleh individu, tapi ada persoalan sistem, terutama di perlintasan sebidang yang masih banyak tidak dijaga,” ujar Sudjatmiko dalam agenda Diskusi Forum Dialektika di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (30/4/2026). Ia mengungkapkan, masih banyak perlintasan sebidang yang belum memiliki…
Percepatan pembangunan Double-Double Track (DDT) dinilai menjadi salah satu solusi strategis untuk membenahi keselamatan dan tata kelola perkeretaapian nasional pascakecelakaan di Bekasi Timur. Pemisahan jalur antara kereta komuter dan kereta jarak jauh dinilai mendesak agar kepadatan lintasan tidak terus menimbulkan risiko keselamatan di jalur padat seperti Bekasi hingga Cikarang. Anggota Komisi V DPR RI, Sudjatmiko, menegaskan bahwa tragedi Bekasi Timur harus menjadi momentum untuk mempercepat kebijakan pembangunan DDT, khususnya pada lintasan yang melayani perjalanan komuter dan antarkota secara bersamaan. Menurutnya, selama jalur KRL dan kereta jarak jauh masih berbagi lintasan yang sama, potensi gangguan dan kecelakaan akan tetap tinggi. “Momentum ini harus…
Kecelakaan kereta di Bekasi Timur harus menjadi alarm serius bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi nasional. Tragedi yang menelan korban jiwa itu dinilai tidak boleh berhenti sebagai insiden semata, melainkan harus menjadi momentum pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola keselamatan transportasi publik. Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, menegaskan bahwa keselamatan publik harus menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan layanan transportasi. Menurutnya, kecelakaan di Bekasi Timur menunjukkan bahwa sistem transportasi nasional masih menyisakan persoalan serius, baik dari sisi pengawasan, integrasi moda, maupun mitigasi risiko di lapangan. “Tragedi ini harus menjadi alarm keras. Jangan berhenti pada belasungkawa,…
© Politikparlemen.co