Anggota Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Muh.Haris mengusulkan bahwa pentingnya kesiapsiagaan bencana alam dimulai dari masyarakat. Menurutnya, kesiapsiagaan masyarakat sangat dibutuhkan dari mulai anak-anak hingga dewasa dikarenakan Kab.Kebumen memiliki potensi dan risiko bencana alam sangat tinggi terutama bencana hidrometeorologi.
“Di Kab.Kebumen ini terdiri dari 449 desa, saya kira jumlah desanya cukup banyak. Ini penting karena desa itulah yang pertama kali terdampak apabila ada masalah (bencana alam) sehingga sangat penting kepala desa memiliki pemahaman dan kesadaran terkait mitigasi bencana di desanya masing-masing,” ujar Anggota BAM DPR Muh.Haris saat pendalaman materi dalam agenda Festival Aspirasi di Kab.Kebumen, Jawa Tengah, Senin (5/10/2026).
Selain menyinggung kesiapsiagaan dari masyarakat desa, Haris menyoroti pentingnya edukasi pemahaman dan kesadaran di dunia Pendidikan mulai dari SD, SMP, dan SMA. Khususnya pada pada bencana yang diakibatkan oleh aktivitas atau dinamika cuaca, iklim, dan hidrologi seperti curah hujan ekstrem, temperature, angin kencang, dan kelembapan.
“Tadi kita mendapatkan aspirasi dari tenaga pendidik, bahwa pentingnya memberikan edukasi dan sosialisasi terkait bencana alam di sekolah dengan berbagai jenjang pendidikan agar bisa menguatkan kesadaran dan pemahaman terkait bencana alam di Kebumen,” imbuh legislastor Fraksi PKS tersebut.
Hal tersebut sangat mendukung adanya Sistem Peringatan Dini Berbasis Masyarakat, sebuah sistem yang memusatkan pada pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap bencana alam. Sistem tersebut sangat bermanfaat untuk meminimalisir segala bentuk kerugian seperti korban jiwa dan harta benda.
