Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Taufiq R.Abdullah menyoroti potensi bencana alam yang bisa terjadi di Kabupaten Kebumen. Pasalnya, Kabupaten Kebumen memiliki posisi geografis dan karakteristik Risiko bencana, karena Kebumen memiliki potensi 11 hingga 12 jenis bencana alam. Terlebih ada potensi gempa megathrust sehingga menyebabkan tsunami.
“Setidaknya ada 11 – 12 jenis bencana itu selalu mengancam Kebumen. Nah, yang harus mendapatkan perhatian khusus adalah karena Kebumen ini berada pada daerah pesisirnya cukup panjang sehingga sangat-sangat potensial terjadi bencana ketika terjadi megathrust. Megathrust ini diperkirakan oleh BMKG, itu akan memunculkan tsunami yang tingkat ketinggian airnya itu bisa mencapai 18-20 meter,” ujar Wakil Ketua BAM DPR RI Taufiq R.Abdullah saat diwawancarai oleh Politikparlemen.co seusai Festival Aspirasi di Kebumen, Jawa Tengah, Senin (05/10/2026).
Setelah menyerap aspirasi dengan berbagai komponen sekaligus masyarakat terkait kesiapsiagaan bencana alam, maka ada dapat disimpulkan bahwasannya penguatan dukungan mitigasi harus diperkuat dari segala aspek. Seperti aspek operasional, sumber daya manusia (SDM), anggaran, dan kebijakan.
“Peningkatan Early Warning System (EWS) harus diperkuat, peningkatan desa tangguh maupun sekolah tangguh harus diperkuat terkait kesiapsiagaan bencana alam, peningkatan anggaran untuk mempersiapkan fasilitas yang memadai dan soal regulasi jadi perhatian terlebih lagi Undang-Undang Bencana Nomor 24 Tahun 2007 itu sudah terlalu using, perlu direvisi,” tegas legislastor Fraksi PKB tersebut.
Maka dari itu, BAM berkomitmen untuk mendistribusikan aspirasi instansi dan masyarakat sekitar tersebut ke komisi-komisi terkait sekaligus Kementerian-kementerian terkait. “Kita (BAM) akan mendistribusikan kepada komisi-komisi terkait dan Kementerian-kementerian terkait, mudah-mudahan bisa dilakukan solusi secara efektif,” pungkasnya.
Untuk diketahui, di tahun 2025, Kabupaten Kebumen telah terkena bencana sebesar 160 kejadian, 26.337 jiwa terdampak. Selain itu, ancaman gempa megathrust menjadi ancaman mengerikan pasalnya Kabupaten Kebumen berada di pesisir Selatan Pulau Jawa yang berhadapan langsung dengan Samudria Hindia dan berada pada zona subduksi Indo-Australia-Lempeng Sunda sehingga memiliki potensi terdampak gempa bumi besar (megathrust) dan tsunami.
